Perang Pembalakan Liar Jalan Terus

Dinilai berprestasi, Kepala Polda Riau dipromosikan.

Dinilai berprestasi, Kepala Polda Riau dipromosikan.

Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutanto menilai Kepala Polda Riau Brigadir Jenderal Sutjiptadi berhasil menangani pembalakan liar di daerahnya. Dia punya prestasi, harus diberi penghargaan. Dia nanti naik jadi bintang dua, kata Sutanto di Markas Besar Kepolisian RI kemarin.

Sutanto juga memastikan pergantian personel tak akan mempengaruhi penanganan pembalakan liar yang sedang berjalan. Jalan terus, langkah hukum sudah dilakukan, ujarnya. Ketika mengangkat Sutjiptadi menjadi Kepala Polda Riau tahun lalu, Sutanto memang memberi tugas untuk memberantas pembalakan liar.

Sutjiptadi melaksanakan perintah itu. Dia menabuh genderang perang terhadap pembalakan liar. Lebih dari seratus tersangka diperkarakan, sebagian melarikan diri. Aksinya membuat perusahaan bubur kertas raksasa berteriak karena terhentinya pasokan kayu. Karena itu, Sutjiptadi menduga perusahaan itu adalah penadah kayu curian. Sejumlah pejabat ketar-ketir. Mereka bolak-balik ke Jakarta, berupaya menjegal perkara.

Tokoh adat Riau menaruh harapan besar pada Sutjiptadi, aktivis lingkungan hidup yang biasanya mengkritik kerja polisi kali ini memujinya. Sementara itu, Menteri Kehutanan M.S. Kaban mengkritik Sutjiptadi bekerja serampangan, Juli tahun lalu. Waktu itu Kaban meminta Kepala Polri agar mengevaluasi kinerja Sutjiptadi.

Sebaliknya, Sutanto justru menganggap anak buahnya telah mengukir prestasi. Dia mempromosikan Sutjipati menjadi Gubernur Akademi Kepolisian menggantikan Inspektur Jenderal Teuku Asikin Ishak sebagai Kepala Polda Bali.

Sebagai gantinya adalah Direktur Tindak Pidana Tertentu Badan Reserse Kriminal Polri Brigadir Jenderal Hadiatmoko. Sutanto menegaskan, Hadiatmoko tetap melanjutkan memberantas pembalakan liar. Dia dari Bareskrim (Badan Reserse Kriminal) yang sudah menguasai penanganan illegal logging, termasuk yang di Ketapang (Kalimantan Barat), katanya.

Gebrakan Hadiatmoko di Ketapang pada April lalu juga bukan main. Sejumlah polisi jadi tersangka, termasuk bekas Kepala Kepolisian Resor Ketapang. Bahkan Sutanto sampai mencopot Kepala Polda Kalimantan Barat Brigadir Jenderal Brigadir Jenderal Zainal Abidin Ishak.

Hadiatmoko juga memuji Sutjiptadi. Dia sangat bagus, katanya. Namun, dia enggan bicara tentang jabatan barunya sebagai Kepala Polda Riau.

BAGIKAN

Sahabat ICW_Pendidikan